Oleh : Pipi Miralini Resume : 10 Gelombang : 29 Tanggal : 17 Juli 2023 Tema : Menulis Itu Mudah Narasumber: Prof. Dr. Ngainun Naim Moderator : Yandri Novita Sari, S.Pd "Tujuanku adalah menuliskan di atas kertas apa yang aku lihat dan apa yang aku rasakan dengan cara terbaik dan paling sederhana." -Ernest Hemingway ” Kutipan yang sepertinya sesuai dengan Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) malam ini, saya tidak mau ketinggalan dan saya tertarik dengan temanya yang menyatakan menulis itu mudah. Selama ini, saya merasa cukup tertantang dalam menulis, sering kali saya sulit mengatur kondisi untuk menulis. Ternyata malam ini setelah membaca biografi narasumber yang merupakan guru besar yaitu Prof. Dr Ngainun Naim yang berhasil mematahkan kalimat menulis itu su...
foto by google Banyak sekali peristiwa yang bisa memicu pertengkaran antara bersaudara, keegoisan dan pemikiran yang selalu benar membuat masalah tidak dapat diselesaikan. Bahkan bermusyawarah juga tidak bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi. Dalam pertengkaran kadang mengeluarkan kata yang menyakitkan, kata yang kalau di ingat membuat sedih dan selalu menjadi boomerang untuk dikatakan. Pertengkaran ini menjadi permusuhan yang tiada henti. Sampai ada yang memutuskan tali persaudaraan akibat pertengkaran tersebut. Memutus tali silaturahmi terutama dengan saudara adalah dosa yang amat besar. Menutup pintu maaf dan menanam dendam akan menjadi karma untuk diri sendiri. sampai kapanpun dan bagaimanapun dia tetaplah saudaramu. Setiap pertengkaran yang terjadi upayakan untuk mencari solusi, jangan saling keras kepala. Mengalah bukan berarti yang salah dalam perkaranya tetapi memilih jalan untuk tetap bersama dan tidak terjadi pertengkaran. Hindari saling ...
Foto by Google Aku tidak punya keahlian khusus sebagai peramal, tapi kata ibuku aku mungkin bisa tahu kepribadian orang dari awal bertemu. Hahaha, mungkin naluriku berkata aku bisa melakukannya. Sehingga banyak yang bertanya tentang dirinya padaku. Dulu zaman masih bocah, tepatnya SMA. Aku selalu diminta teman untuk meramal tentang dirinya. Cara meramal yaitu dengan metode baca garis tangan. Ya, aku membaca garis tangan yang ada sesuai versi dan persepsi aku, dimana aku belajar? Aku belajar dari tetanggaku yaitu nenek-nenek. Nenek itu mengajariku dan mempraktikan sendiri pada garis tanganku. Ya, begitu saja aku bisa sedikit membaca. Sampai akhirnya teman-teman dikelasku mengantri untuk dibacakan garis tangannya olehku. aku sempat bilang,” jangan terlalu percaya ya, nanti dosa”. Permainan membaca garis tangan itu cukup menghibur waktu dikelasku. Namun uniknya beberapa yang aku ramal memang menjadi kenyataan, aku nggak mau bilang aku percaya, apapun yang aku katak...
Komentar
Posting Komentar