Postingan

Menjadi Orang Tua

Gambar
  Foto: Dokumentasi Pribadi Sudah lebih dari sebulan aku menjadi seorang ibu. Menjadi ibu ternyata tidak mudah. Aku menemui berbagai tantangan   dan cerita yang sempat membuat aku down. Diawali dengan cerita aku yang sulit mengasihi anakku karena area di payudaraku lecet dan sempat aku berpikir untuk memberikan anakku sufor. Sufor bisa diberikan kalau memang alasan medis, sementara aku tidak. Sampai akhirnya aku dan suami berusaha dengan mendatangi dokter anak dan dokter laktasi. Solusi yang aku dapatkan yaitu pelekatanku yang dibenahi sehingga aku bisa Kembali mengasihi anakku. Semoga aku dapat mengasihinya sampai dua tahun, sesuai ajaran dalam kitab agamaku. Anakku adalah peri kecil yang banyak mengajarkan aku, meskipun umurnya belum genap dua bulan saat aku menulis ini. Dia sangat peka dan bisa paham apa yang aku sampaikan. Misalnya, aku mengatakan, “sebentar, ibu sholat dulu ya”, dia akan dengan cepat berhenti menyusui denganku. Kadang   aku ajak dia bercerita dan...

Sahabat Hingga Jannah, Insyaa Allah

Gambar
  Dokumentasi Pribadi Kisah ini berawal dari sebuah pencarian organisasi di kampus, ada berbagai mahasiswa yang datang ke kampus untuk memilih organisasi yang menurut mereka sesuai dengan diri mereka. Tidak terkecuali sepuluh orang mahasiswa yang datang dari berbagai jurusan, masuk ke organisasi yang disebut Unit Kegiatan Komunikasi dan Penyiaran Kampus atau sering disebut Radio Kampus. Awal menjadi anggota adalah momen dimana mereka harus saling kompak dan mengatur langkah bersama, namun di sana sepuluh orang tadi masih belum terlalu akrab karena lebih sibuk dengan dunia masing-masing. Sampai di suatu masa, mereka disatukan dalam satu kepengurusan disebut dengan Dewan Pimpinan Harian dan Pengurus di organisasi tersebut. Mulai dari sini mereka harus lebih banyak membangun chemistry. Hampir setiap hari mereka selalu bersama, mengatur startegi dan mencari cara dalam setiap masalah yang mereka hadapi. Jatuh bangun kepimpinan pada masa mereka menjadi pengurus sangat terasa, mer...

Menjadi Pembicara di Temu Pendidik Nusantara (TPN) Ke-VIII

Gambar
  Dokumentasi Pribadi   Alhamdulillah, sebelumnya aku tidak menyangka bisa menjadi pembicara di sebuah acara Temu Pendidik Nusantara (TPN) tahun 2021. Aku tidak berekspektasi terlalu tinggi untuk bisa lolos dalam seleksinya. Karena memang rasanya aku kurang persiapan dan ceritaku mungkin tidak sebagus cerita guru yang lain. Malam sebelum tutupnya pendaftaran, aku berkeluh kesah dengan suami. Aku menyampaikan bahwa aku masih ragu untuk daftar, karena beberapa alasan tadi. Nggak disangka Suami memberikan dorongan kepadaku untuk daftar. “sudah, daftar aja, mana tahu kamu lolos jadi pembicara”. Dengan mengernyitkan dahi, aku kembali bertanya kepada diriku sendiri. Apakah aku bisa? Ku ambil leptop dan mulai ku tulis apa yang terjadi pada saat aku mendidik di Sekolah. Aku mengambil ide tentang strategi memahami murid. Aku beri judul presentasinya yaitu “Peserta Didik Senang, Guru Tenang”. Aku mulai merangkai abstrak yang akan dikirimkan untuk menjadi pembicara. Aku bercerita...

Belajar Menempuh Hidup Baru

Gambar
  Dokumentasi Pribadi Aku masih belum percaya sudah menjadi seorang isteri. Rasanya baru kemarin aku mengeluh tentang Jodoh kepada Tuhan. Karena Mengeluh kepada Tuhan membuat aku merasa yakin dan percaya bahwa Tuhanlah pembuat skenario terbaik untuk hambanya. Beberapa judul cerita di blogku banyak berkaitan tentang pernikahan, misalnya ketika teman menikah, sinyal jodoh sampai pada bolehkah berhenti berharap menggambarkan betapa aku sudah mulai pasrah tentang masalah jodoh. Bukan berarti putus asa, aku masih tetap ikhtiar dan doa. Selain itu tetap membuka hati kepada orang baik yang ingin mengenal lebih dekat. Berbicara tentang jodoh. Memang jodoh adalah sebuah misteri. Manusia tidak bisa menebak secara pasti dengan siapa dia akan berjodoh. Setelah menemukan orang yang pas, mantapkan hati dan ikutsertakan Tuhan dalam setiap langkah yang diambil. Memang ragu dan bimbang menyertai setiap pasangan yang akan menuju ke hal yang sakral seperti pernikahan. Tetapi dengan menikah ha...

Sesuatu yang Berharga Dalam Hidup (Cerita Peserta Didik Tentang Hal Yang Berharga Dalam Hidup Mereka)

Gambar
  Dokumentasi: Di salah satu kelas favoritku “Barang ini adalah peninggalan Papa sebelum beliau meninggal, ini menjadi barang kesayanganku”, suasana langsung hening dan cerita diakhiri dengan tangisan. Kalimat di atas adalah ucapan yang disampaikan oleh salah satu peserta didikku. Minggu lalu, aku melakukan sebuah eksperimen di kelas. Sebelum pembelajaran di mulai, aku berupaya mengajak anak-anak berekspresi dan lebih banyak menceritakan tentang diri mereka. Aku menyuruh mereka membawa barang berharga di hidup mereka. Antuasias sekali mereka menceritakan barang yang mereka bawa. Suasana kelas menjadi riuh dan tentunya mereka berdebar ketika harus tampil di depan kelas. Cerita mereka sangat beragam, dari yang sedih, Bahagia dan juga terkesan apa adanya. Meskipun ada anak yang tidak mau terbuka menceritakan segalanya, namun keberanian mereka patut diacungi jempol. Setiap anak memiliki ceritanya sendiri-sendiri, mereka kuat dan mampu bertahan sejauh ini dengan merawat barang ter...

Tips Dan Trik Membuat Tujuan dan Metode Pembelajaran Yang Relate dengan Kehidupan Peserta Didik (maaf masih newbie)

Gambar
  Foto: Dokumentasi di Kelas Saat Awal PTMT Sudah beberapa minggu, aku tidak membuat tulisan di blog. Tiba-tiba, ponselku berbunyi menandakan adanya notifikasi dari pesan Instagram. Setelah pesanku baca, aku tertegun, karena blog yang aku buat ada penggemarnya. Alhamdulillah ya, blogku ada yang baca (emot Bahagia nih 😊 ) Karena memang awalnya menulis blog bukan untuk mendapatkan penggemar, tapi lebih kepada sharing dan berbagi untuk siapa saja terutama pengingat bagi diri sendiri. Berkaitan dengan pesan Instagram tersebut, aku diminta memberikan tips dan trik dalam merumuskan tujuan pembelajaran dan metode pembelajaran yang dekat dengan kehidupan peserta didik. Akupun masih tahap belajar, semoga blog ini bisa saling berbagi dengan guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dan guru lainnya dimanapun berada. Tujuan pembelajaran merupakan acuan dalam memberikan pengajaran. Namun, banyak guru yang masih berpatokan dengan perangkat pembelajaran dari tahun sebelumnya...

Belajar Mendidik

Gambar
  Perjalanan hidup adalah proses panjang yang mengantarkan seseorang menjadi sesuatu. Terkadang seseorang berpikir apakah dia sudah memiliki jalan yang benar? Apakah dia sudah melakukan hal yang sesuai? Sampai pada satu titik yang membuatnya berada pada pengalaman yang menyenangkan, pengalaman menyenangkan itu aku sebut sebagai seorang pendidik. Aku sadar bahwa aku masih perlu banyak belajar menjadi seorang pendidik yang baik, karena tantangan dalam mengajar itu selalu ada. Pasti akan terus ada dan ini merupakan masalah yang harus segera aku cari solusinya. Ketika aku melihat lagi cara dulu aku mengajar, ternyata aku masih terfokus pada teks dan tidak kontekstual kepada kehidupan anak. hal ini aku sadari saat aku berada pada pekerjaanku sebelumnya, aku membuat materi pembelajaran yang sangat text book, bisa dibilang sangat kaku dan terlalu terpaku pada teks yang berupa hapalan, bukan praktek dalam kehidupan anak. Alhamdulillah, aku diingatkan oleh seorang pimpinan tentang ...